Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pelda SP. Sitorus Pimpin Evakuasi Speedboat Bocor Milik Desa Pulau Baguk, Wujud Sinergi TNI dan Rakyat

Bati Tuud Koramil 0109-01/Pulau Banyak, Pelda SP. Sitorus, turun langsung bersama warga desa untuk menarik speedboat milik desa yang mengalami kebocoran ke daratan
ACEH SINGKIL, Pulau Banyak, 4 Juni 2025 — Sebuah aksi gotong royong yang menggambarkan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap kepentingan umum terjadi di pesisir Pulau Baguk, Kecamatan Pulau Banyak, Kabupaten Aceh Singkil. Bati Tuud Koramil 0109-01/Pulau Banyak, Pelda SP. Sitorus, turun langsung bersama warga desa untuk menarik speedboat milik desa yang mengalami kebocoran ke daratan guna diperbaiki.

Speedboat yang biasa digunakan sebagai sarana transportasi laut bagi masyarakat desa ini diketahui mengalami kerusakan pada lambung bagian bawah sehingga tidak bisa lagi dioperasikan secara aman. Menyadari pentingnya peran kapal ini dalam mendukung mobilitas warga, terutama untuk keperluan transportasi logistik, layanan kesehatan, dan kegiatan sosial lainnya, inisiatif perbaikan pun segera digerakkan.

Tanpa menunggu instruksi lebih lanjut, Pelda SP. Sitorus mengajak warga setempat untuk bahu membahu mengevakuasi speedboat tersebut dari perairan dangkal ke daratan. Proses penarikan dilakukan secara manual menggunakan tali tambang, batang kayu sebagai pengungkit, serta tenaga manusia. Meskipun medan berlumpur dan cuaca cukup terik, semangat warga tidak surut. Kegiatan yang berlangsung selama beberapa jam itu diwarnai dengan antusiasme serta kerja sama yang solid antara aparat TNI dan masyarakat.

Speedboat milik desa Pulau Baguk ini memiliki peran vital dalam kehidupan masyarakat kepulauan yang sebagian besar menggantungkan aktivitas harian mereka pada moda transportasi laut. Dengan tidak berfungsinya kapal tersebut, sejumlah aktivitas penting menjadi terhambat. Oleh karena itu, upaya perbaikan ini menjadi prioritas bersama.

Selain penarikan ke darat, kegiatan lanjutan juga telah direncanakan, termasuk pembersihan lambung kapal, identifikasi titik kebocoran, serta perbaikan dengan bahan dan tenaga ahli yang tersedia di desa. Tidak menutup kemungkinan pengerjaan akan melibatkan teknisi dari luar kecamatan bila diperlukan.

Kegiatan ini juga menjadi contoh konkret dari sinergi antara aparat TNI dan masyarakat sipil dalam mengatasi persoalan nyata di lapangan. Pelda SP. Sitorus menunjukkan bahwa keberadaan TNI tidak hanya terbatas pada aspek pertahanan dan keamanan, tetapi juga menyentuh langsung kehidupan sosial masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan yang memiliki tantangan geografis tersendiri.

Dengan selesainya proses penarikan speedboat ke daratan, diharapkan tahap perbaikan dapat segera dilakukan agar kapal tersebut bisa kembali digunakan untuk melayani kebutuhan masyarakat, baik dalam kegiatan ekonomi, pendidikan, maupun pelayanan kesehatan darurat.

Peristiwa ini sekaligus menjadi cerminan nilai-nilai gotong royong yang masih hidup dan berkembang di tengah masyarakat Pulau Banyak. Dalam keterbatasan sumber daya, semangat kebersamaan menjadi modal utama untuk mengatasi tantangan, dan kehadiran aparat kewilayahan seperti Pelda SP. Sitorus menjadi bagian tak terpisahkan dari upaya membangun desa yang tangguh, mandiri, dan peduli. (*Singkil Berita)

Posting Komentar untuk "Pelda SP. Sitorus Pimpin Evakuasi Speedboat Bocor Milik Desa Pulau Baguk, Wujud Sinergi TNI dan Rakyat"